Nugroho Dwis Sugiharto

Meriahnya Roadshow Merayakan 9 Tahun Qwords.com

Event    16 June 2014    -
Qwords.com kembali mengadakan roadshow di Yogyakarta dalam rangka sembilan tahun melayani konsumen pada tanggal 13 Juni 2014 yang bertempat di River Side, Wisata Kuliner Kampung Pringwulung, Jalan Manggis Pringwulung Depok Sleman. Dalam acara tersebut Qwords.com menghadirkan dua pembicara yang ahli dibidang kepenulisan dan web desainer, yaitu Mbak Mini GK penulis novel best seller Stand by Me dan Mas Seta owner divren.co.id perusahaan web development di Yogyakarta.Dalam roadshow kali ini peserta tidak hanya dari Komunitas Blogger Jogja (KBJ) juga diramaikan dari Komunitas Entrepeneur Tangan Di Atas (TDA) Jogja, tidak ketinggalan pula mahasiswa-mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, sehingga suasana menjadi lebih meriah.Mini GK Qwords RoadshowSebagai acara pembuka roadshow Qwords.com dimulai dengan makan malam bersama. Setelah acara pembuka, masuk ke acara inti, yang menjadi pembicara pertama adalah Mbak Mini GK, dalam kesempatan tersebut Mbak Mini membicarakan seputar dunia tulis menulis tetapi lebih ke kepenulisan novel, bagaimana novel itu dibuat, bagaimana naskah novel dikirimkan ke penerbit sampai dengan novel tersebut berada di rak-rak toko buku. Selain hal tersebut, Mbak Mini juga sharing bagaimana naskah novel bisa diterima oleh penerbit sampai dengan tata krama untuk seorang penulis, agar penulis tetap dipandang baik oleh penerbit.Menurut Mbak Mini, agar naskah diterima, naskah harus terbebas dari typo dan susunan kalimatnya harus "seksi". Dan masih menurut Mbak Mini, naskah yang telah diterima dan telah mendapatkan informasi bahwa naskah novel layak terbit sampai dengan benar-benar terbit membutuhkan waktu yang lama, tidak hanya satu atau dua bulan, tapi berbulan-bulan, bahkan setahun.Kemudian, Mbak Mini memberikan masukan bahwa agar penulis dianggap baik oleh penerbit caranya dengan menjaga attitude alias sikap. Jangan sering menanyakan ke penerbit apakah naskah novel sudah diterbitkan, bila hal tersebut dilakukan malah bisa membuat naskah novel tersebut batal diterbitkan dan bahkan bisa-bisa nama penulis akan diblacklist oleh penerbit.Guk Seta Qwords RoadshowSetelah sesi kepenulisan, disusul sesi web desain, kali ini Mas Seta mengangkat tema "The Impact of Design", bagaimana sebuah desain dapat meningkatkan nilai perusahaan hingga 10x lipat. Dalam sesi ini, suasana mulai menghangat sebab Mas Seta selaku pembicara langsung memancing dengan bahasa kontroversial, dalam penyampaiannya Mas Seta mengatakan bahwa bila ingin sebuah perusahaan meningkatkan nilai jualnya, perusahaan harus membuat sebuah website yang menarik dalam hal desain, dan tidak perlu terlalu memikirkan SEO, sebab jika masih terlalu memikirkan SEO berarti dia masih dalam level pemula. Web desain seharusnya bersudut pandang pada manusia bukan mesin pencari, sebab keduanya tidak bisa disandingkan. Manusia melihat dari tampilannya yang menarik sedangkan mesin pencari hanya melihat dari teks saja. Karena hal itu divren telah lama meninggalkan SEO dan lebih konsen dalam hal desain web. Dari pengakuannya, setelah divren melakukan redesign untuk website mereka, perusahaan Mas Seta tersebut mengalami peningkatan penjualan sampai dengan 700 kali lipat daripada saat website divren masih desain yang dulu.Menurut Mas Seta, buatlah desain web yang simple dan informatif yang langsung menunjukkan informasi apa yang ingin disampaikan ke pengunjung (calon klien), jangan terlalu banyak navigasi yang rumit agar informasi tersampaikan dengan baik. Pada halaman utama berikan kesan yang terbaik agar timbul rasa penasaran pada pengunjung, dan tonjolkan kesan menarik pada halaman portofolio, karena dihalaman portofolio tersebut calon klien kita melihat kemampuan yang kita bisa lakukan.Dalam sesi tanya jawab suasana lebih hidup, karena terjadi dialog antara pembicara dengan peserta. Banyak diantara peserta yang mengatakan ketidaksetujuannya terhadap apa yang telah disampaikan, yang seperti mendiskreditkan SEO didalam sebuah website. Salah satunya Mas Jaenot Nahasan peserta dari KBJ, yang pertama kali memperlihatkan ketidaksetujuannya. Menurut Mas Jaenot, sekarang Google sebagai mesin pencari sudah memposisikan dirinya menjadi manusia bukan lagi sebagai mesin yang hanya melihat teks saja, keseimbangan warna juga telah menjadi penilaian tersendiri. Tambahnya lagi, sekarang SEO tidak hanya untuk teks saja, gambar dan video pun Google sudah dapat membacanya.Keseruan masih berlanjut, tetapi meskipun demikian acara masih tetap kondusif dan tetap aman. Bila melihat dialog diatas seperti melihat debat capres cawapres, yang keduanya ingin menonjolkan keunggulannya masing-masing. Tetapi sebenarnya keduanya benar, dari sudut pandang masing-masing. Menurut saya pribadi desain web dan SEO sama-sama penting, dan memang keduanya sulit untuk disatukan, bisanya hanya mencari titik harmonis dari keduanya, agar sebuah website menjadi lebih humanis tetapi tetap mendapatkan peringkat terbaik di mesin pencari.Setelah acara inti roadshow Qwords.com Jogja kali ini, dilanjut dengan sesi doorprize. Banyak doorprize yang telah disiapkan oleh pihak Mbak Abel dkk, seperti modem, flashdisk, ponsel Samsung, dan lain-lain, sampai doorprize utama sebuah Tablet Android Mito. Dan inilah beberapa pemenang doorprize kali ini. Pemenang twit terbanyak dan mendapatkan flashdisk adalah Mas Wawan peserta dari KBJ, dan pemenang undian doorprize ponsel Samsung adalah Sri peserta dari mahasiswa, dan untuk doorprize utama sebuah Tablet Android Mito jatuh kepada Toyip peserta dari KBJ. Selamat untuk kalian yang mendapatkan doorprize. Dan untuk yang belum beruntung mendapatkan doorprize, seperti saya, bisa ikut memposting artikel tentang acara roadshow Qwords.com di Jogja kemarin untuk mendapatkan Samsung Galaxy Tab.Dan inilah sesi penutup. Foto-foto... :) Qwords 9th Foto BersamaMain air dulu sebelum acara :) Nugroho Miftahur Qwords 9 TahunFoto bersama doorprize Qwords 9th Foto Doorprize* Tulisan diatas merupakan cerita acara roadshow Qwords.com kemarin, tetapi telah tercampur dengan opini pribadi saya, jika terjadi perbedaan kata mungkin memang saya yang salah ingat, mohon dikoreksi.

KOMENTAR ()