Nugroho Dwis Sugiharto

[Curhat] Akhir Bahagia untuk Blogger Nusantara 2013

Event    3 December 2013    -

Foto Bersama BN2013

Foto bersama panitia dan peserta BN2013. [Foto panitia BN2013]


Akhirnya kopdar akbar se-Indonesia, Blogger Nusantara tahun 2013 usai sudah, banyak kenangan-kenangan tak terlupakan di acara dua hari itu. Banyak hal-hal terjadi di event tersebut dari bertemunya teman jauh, bertemunya teman lama, bertemunya fans sampai dengan bertemunya kekasih yang berada jauh dikota lain.

Itu dari sisi peserta, bagaimana disisi panitia? Disisi panitia tidak kalah seru, ketegangan sempat muncul ketika kabar yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang, dan tiba-tiba datang dengan kabar yang mengejutkan, ya kabar bahwa Pagelaran Kraton yang merupakan venue pertama yang digadang-gadang menjadi tempat pembukaan Blogger Nusantara 2013 tidak bisa digunakan karena dari pihak keraton tidak mengeluarkan surat membatalkan ijin penggunaan Pagelaran. Dan akhirnya Jumat (29/11) tengah malam diadakan rapat dadakan untuk merubah rundown yang sudah ada menjadi rundown baru, seperti peserta rasakan pada hari Sabtu (30/11) kemarin, acara dialihkan langsung menuju Joglo Abang dari pagi sampai dengan malam.

Dan saya pun ikut merasakannya. Sebagai panitia perlengkapan saya harus meng-cancel untuk peminjaman meja, sofa, laveling dan sound system yang sebelumnya sudah saya undur-undur. Dan proyektor pun sesuai instruksi ketua divisi 3, Iwan Restiono, dialihkan langsung ke Joglo Abang.

Dan setelah meng-cancel untuk persewaan sofa dkk ternyata muncul masalah lagi, ternyata di Joglo Abang belum tersedia kursi untuk pembicara di panggung. Hari Sabtu (30/11) di pagi hari sekitar jam 5 saya mencoba menghubungi kembali persewaan yang sudah dicancel untuk meminjam kursi yang dimaksud, ternyata tidak ada, dicoba dicarikan persewaan lain melalui Google tidak membuahkan hasil pula. Akhirnya ide terakhir muncul, yaitu meminjam kursi dan meja yang ada di Hotel Blangkon untuk dibawa ke Joglo Abang. Sampai disini masalah di bagian perkap selesai.

Sekitar pukul 8, peserta yang sebelumnya menginap di Hotel Edu Hostel dan hotel di Jalan Prawirotaman termasuk Hotel Blangkon dibawa ke Joglo Abang untuk mengikuti rentetan acara yang pada malam hari kemarin berhasil disusun. Semua acara yang seharusnya di Pagelaran dipindahkan ke JA, mulai dari pembukaan, seminar dan lainnya.

Acara terus dilanjutkan sampai malam, yang diisi dengan kesenian-kesenian tradisional. Sayangnya saya tidak bisa terus menikmati acara tersebut karena saya harus menyiapkan perlengkapan di venue terakhir, yaitu di Desa Wisata Tembi. Tiba di JA peserta #BN2013 sudah memasuki acara selanjutnya yaitu tour Jogja, tapi acara di JA masih terus berlanjut.

Pada acara Tour Jogja ini peserta dibebaskan mau kemana, mereka bisa memilih turun di daerah Malioboro atau langsung menuju ke Tembi untuk beristirahat. Ternyata banyak juga yang memilih untuk Tour Jogja, mereka berkeliling didaerah pusat perbelanjaan Jogja. Disana mereka dilepas dan dibebaskan untuk melakukan apapun, dan akan ditunggu di Taman Parkir Ngabean jam 21.00.

Setelah Tour Jogja peserta diantar ke venue selanjutnya yaitu Desa Wisata Tembi. Disana mereka akan beristirahat dan pada esok harinya mereka akan disuguhi berbagai acara.

Pagi hari buta, geliat aktifitas panitia sudah mulai terlihat, mereka sibuk mempersiapkan acara-acara yang akan dimulai beberapa jam lagi, termasuk saya yang kebagian menyiapkan panggung utama untuk acara difabel. Untung saja bapak-bapak tim dari Tembi sangat membantu, jadi kita dari panitia BN2013 tidak perlu kerepotan mengurus segala macam hal, tinggal minta tolong mereka langsung dilaksanakan.

Sigap di Desa Tembi BN2013

M. Joni Yulianto, Ketua SIGAP memberi sambutan. (Foto koleksi matahati.blogdetik.com)

Untuk di Desa Tembi, panitia menyuguhi berbagai acara yang bisa dipilih oleh peserta jadi peserta tidak terkonsentrasi di satu titik saja, agar tidak terjadi kerumunan massa dan bisa mengurangi kejenuhan peserta. Sebenarnya sih saya kurang tahu detil acara pas di Tembi apa, soalnya saya langsung tertidur pulas ketika di camp panitia. Yang saya dengar adalah ada lomba sepak bola tuna netra dari Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (Sigap), lalu ada doorprize juga dari Sigap, dan ada acara obrolan blogger dengan banyak pemateri salah satunya Pakde Senggol, admin dari @JogjaUpdate.

Saat makan siang saya berjumpa dengan temen-temen blogger Kediri, iseng-iseng “PDKT” sok tanya-tanya soal acara BN2013 ini, ternyata menurut salah satu blogger Kediri tersebut mengatakan bahwa acara ini sangat menarik malah, menurutnya dari dua hari acara BN2013, yang paling terkesan adalah acara di Desa Tembi, karena keramahan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh penduduk Tembi, sampai-sampai dia ingin punya rumah di Tembi.

Sekitar jam 2 siang, acara pun ditutup. Acara ditutup dengan pembagian sertifikat oleh panitia BN2013 dan juga foto-foto oleh semua panitia dan peserta, semua kompak bernarsis ria, tidak ketinggalan saya juga.

Dan acara paniti terakhir dari rentetan acara BN2013 adalah mengembalikan semua perlengkapan yang digunakan saat acara. Saya yang kebagian tugas itu, dan Alhamdulillah kemarin Senin (2/12) sore semua perlengkapan sudah kembali ke tangan empunya, meskipun ada yang hilang.

Hemmm… sepertinya curhat ini perlu diakhiri sampai disini daripada kemana-mana. Sebelum mengakhiri saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada…

  1. Masyarakat Dusun Tembi, Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul
    Terima kasih atas keramah tamahan dari semua bapak ibu Dusun Tembi. Terima kasih pula sudah menyediakan tempat berteduh yang nyaman.
  2. Pak Nur, Kalasan – Rental Proyektor “Visualista”
    Yang telah menyewakan proyektor untuk acara di Joglo Abang dan maaf jika tiba-tiba memindahkan tempat pelaksanaan.
  3. Pak Kris, Patangpuluhan – Persewaan Perkakas “Jaya Agung”
    Maaf Pak Kris sudah membatalkan sewa meja, levelling, sofa dan sound system secara mendadak.
  4. Mas Luki, Jakal 18 – Rental HT Jogja “Brick HT Jogja”
    Terima kasih mas sudah meminjamkan HT dengan harga yang miring. Maaf ya mas, earphonenya ilang satu.
  5. Pesewaan Alat Outdoor “Anak Rimba Adventure”
    Terima kasih sudah meminjamkan megaphone, matras, HT, dan sleeping bag. Maaf ya matrasnya ilang satu.
  6. Mas Yanuar – Rental Motor dan Mobil “Transmojo”
    Terima kasih mas sudah menyediakan mobilnya untuk transportasi dan sudah memudahkan kita mencari hotel-hotel untuk menginap peserta. Terima kasih bapak-bapak Transmojo yang sudah membantu mengambil barang-barang sewaan di Anak Rimba ke Angkringan Media, Kelurahan Timbulharjo, dan bolak balik mengantarkan peserta.
  7. Mas Yanuar – Hotel Blangkon Prawirotaman
    Terima kasih Mas Yanuar sudah mengijinkan kita meminjam kursi dan mejanya yang ada di Hotel Blangkon untuk dibawa ke Joglo Abang. Kalau tidak ada sampean mungkin pembicara akan lesehan di panggung.
  8. Temen-temen “Pasukan Tambahan #BN2013” dan semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung untuk kelancaran BN2013 ini, kita tidak akan bisa apa-apa tanpa bantuan kalian semua.

KOMENTAR ()